Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah pendidikan guna menyalurkan
minat, mengembangkan bakat dan pengalaman para pramuka dalam
berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Satuan Karya
diperuntukkan bagi para Pramuka Penggalang Terap, Pramuka Penegak dan
Pandega, dan para pemuda usia 14-25 tahun dengan syarat khusus. Setiap
Saka memiliki beberapa krida, dimana setiap Krida mengkususkan pada sub
bidang ilmu tertentu yang dipelajari dalam Satuan karya tersebut. Setiap
Krida memiliki SKK untuk TKK Khusus saka yang dapat diperoleh Pramuka
yang bergabung dengan Krida tertentu di sebuah Saka.
Satuan Karya Pramuka juga memiliki kegiatan khusus yang disebut
Perkemahan Bhakti Satuan Karya Pramuka (PERTISAKA) yang dilaksanakan
oleh tiap-tiap saka dan kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama
lebih dari satu saka yang disebut perkemahan antar saka (PERAN SAKA)
dimana dimungkinkan tiap saka mentranfer bidang keilmuan masing-
masing. Bagian terkecil dari saka disebut krida,
Satuan Karya Pramuka yang dulu ada 7, pada saat ini satu lagi satuan
karya pramuka yang dibentuk adalah satuan karya pramuka Wira Kartika
yang merupakan hasil kerja sama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
dengan Mabes TNI Angkatan Darat, sehingga satuan karya pramuka pada
saat ini ada 8:
1 Saka Dirgantara
2 Saka Bhayangkara
3 Saka Bahari
4 Saka Bhakti Husada
5 Saka Kencana (Keluarga Berencana)
6 Saka Taruna Bumi
7 Saka Wanabhakti
8 Saka Wira Kartika
Namun, seiring perkembangan sekarang ini banyak terbentuk saka hingga lebih dari 15 saka didirikan, seperti: Saka Kalpataru, Saka Bina Sosial, Saka Pekerjaan Umum (PU), Saka Pustaka, Saka Teknologi, Saka Kerohanian, Saka Panduwisata, dll.
Berikut 8 Saka diantaranya:
1. Saka Dirgantara
wing Bhakti Saka DirgantaraSatuan Karya Pramuka Dirgantara adalah
wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis
di bidang kedirgantaraan guna menumbuhkan kesadaran untuk
membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Ialah Satuan Karya
yang membidangi bidang kedirgantaraan, umumnya saka ini hanya berada
di wilayah yang memiliki potensi kedirgantaraan atau memiliki landasan
udara.
Pelatihan Pramuka Saka Dirgantara umumnya memperbantukan para
profesional di bidang kedirgantaraan, TNI AU pihak perusahaan penerbangan
dan klub aeromodelling. Pelatihan biasanya diadakan di sebuah Pangkalan
Udara tertentu.
Saka Dirgantara meliputi 3 krida, yaitu:
Krida Olahraga Dirgantara (ORGIDA)
Krida Pengetahuan Dirgantara
Krida Jasa Kedirgantaraan
2. Saka Bhayangkara
Satuan Karya Pramuka Bhayangkara adalah wadah kegiatan
kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas),
guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan
nasional.Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang kebhayangkaraan.
Saka Bhayangkara ialah Satuan Karya terbesar dan paling berkembang di
Indonesia.Saka Bhayangkara dapat dibentuk di hampir seluruh wilayah
Kwartir di Indonesia, tidak terbatas pada suatu sumber daya atau kondisi
alam.Dalam pelatihan Saka Bhayangkara, umumnya Gerakan Pramuka
bekerjasama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia dan terkadang
memperbantukan pihak Dinas Pemadam Kebakaran. Biasanya Saka
Bhayangkara berada dibawah pembinaan POLRI.
Saka Bhayangkara meliputi 4 krida, yaitu :
Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas)
Krida Lalu Lintas (Lantas)
Krida Pencegahan dan Penaggulangan Bencana
Krida Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP)
pada krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana terdapat 4 sub krida :
Subkrida PASKUD (Pasukan Berkuda)
Subkrida PASKAN (Pasukan Anjing Pelacak)
Subkrida DAMKAR (Pemada Kebakaran)
Subkrida SAR (Search And Rescue)
Pada saat ini Krida saka bhayangkara yang memiliki sub krida PASKUD
hanya di wilayah Jakarta Timur, Tepatnya Ranting Pasar Rebo, Ciracas, dan
Cipayung. terlahir beberapa aswasada didalamnya, diantaranya : Riyan
Pauzan(Ciracas), Hendra Budiman(Pasar Rebo), dan Junaedi (Cipayung).
3. Saka Bahari
Satuan Karya Pramuka Bahari adalah wadah bagi Pramuka yang
menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat
dalam rangka menanamkan rasa cinta dan menumbuhkan sikap hidup yang
berorentasi kebaharian termasuk laut dan perairan dalam. Ialah Satuan
Karya yang membidangi bidang Kelautan.
Pembinaan Saka Bahari bekerjasama dengan pihak TNI AL, Profesional di
bidang Olahraga Air, Departemen Pariwisata dan Departemen Kelautan.
Umumnya Saka Bahari hanya berada di wilayah yang memiliki potensi di
bidang Bahari.
Saka Bahari meliputi 4 krida, yaitu :
Krida Sumberdaya Bahari
Krida Jasa Bahari
Krida Wisata Bahari
Krida Reksa Bahari
4. Saka Bhakti Husada
Satuan karya Pramuka Bakti Husada adalah wadah pengembangan
pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan
pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat
dalam bidang kesehatan.
Pembinaan Saka Bhakti Husada berada dibawah naungan Gerakan Pramuka
yang bekerjsama dengan Departemen Kesehatan, Dinas Kesehatan, PMI,
Rumah Sakit, dan juga Lembaga Kesehatan Profesional lainnya.
Saka Bakti Husada meliputi 5 krida, yaitu :
Krida Bina Lingkungan Sehat
Krida Bina Keluarga Sehat
Krida Penanggulangan Penyakit
Krida Bina Obat
Krida Bina Gizi
krida Pola Hidup Bersih Dan Sehat
5. Saka Kencana (Keluarga Berencana)
Satuan Karya Pramuka Kencana adalah wadah kegiatan dan pendidikan
untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan praktis dan bakti
masyarakat, dalam bidang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan
Pengembangan Kependudukan.
Pembinaan Saka Kencana berada di bawah Gerakan Pramuka yang
bekerjasama dengan Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Saka Kencana meliputi 4 krida, yaitu :
Krida Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB dan KR)
Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS dan PK)
Krida Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (Advokasi dan KIE)
Krida Bina Peran Serta Masyarakat (PSM).
6. Saka Taruna Bumi
Satuan Karya Pramuka Taruna Bumi adalah wadah bagi para Pramuka
untuk meningkatkan dan mengembangkan kepemimpinan, pengetahuan,
pengalaman, keterampilan dan kecakapan para anggotanya, sehingga
mereka dapat melaksanakan kegiatan nyata dan produktif serta bermanfaat
dalam mendukung kegiatan pembangunan pertanian.
Pembinaan Saka Taruna Bumi bekerjasama dengan Departemen Pertanian,
Dinas Pertanian, LIPI, dan Lembaga Holtikultura.
Saka Tarunabumi meliputi 5 krida, yaitu :
Krida Pertanian dan Tanaman Pangan
Krida Pertanian Tanaman Perkebunan
Krida Perikanan
Krida Peternakan
Krida Pertanian Tanaman Holtikultura.
7. Saka Wanabhakti
Satuan Karya Pramuka Wanabakti adalah wadah bagi Pramuka Penegak dan
Pramuka Pandega untuk melaksanakan kegiatan nyata, produktif dan
bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa tanggungjawab terhadap
pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
Pembinaan Saka Wanabhakti bekerjasama dengan Departemen Kehutanan,
Perhutani dan LSM Lingkungan Hidup/Lembaga Profesional terkait.
Saka Wanabakti meliputi 4 (empat) krida, yaitu :
Krida Tata Wana
Krida Reksa Wana
Krida Bina Wana
Krida Guna Wana.
8. Saka Wira Kartika
Satuan Karya Pramuka Wira Kartika baru berupa Satuan Karya Rintisan
yang mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2007. Pembentukannya
berdasarkan Peraturan bersama Kepala Staf Angkatan Darat dengan Ketua
Kwarnas Gerakan Pramuka nomor 182/X/2007 dan 199 tahun 2007 tanggal
28 Oktober 2007 tentang kerjasama dalam usaha pembina dan
pengembangan pendidikan bela negara dan kepramukaan.
Pengoraganisasian Saka binaan TNI AD ini, tidaklah jauh berbeda dengan
Satuan Karya pada umumnya. Namun Demikian Saka Wira Kartika ini
memiliki Program Pendidikan yang dibentuk dalam Satuan Krida antara
Lain :
Krida Survival
Krida Pioner
Krida Mountainering
Krida Navigasi Darat
Krida Bintal Juang
#pendobrak_dewisartika
Senin, 09 Maret 2015
Kegiatan Pertemuan di Pramuka Penegak
Selain mengadakan latihan rutin, anggota pramuka mengadakan pertemuan
yang dihadiri oleh sesama anggota Pramuka sejenis. Pertemuan serupa itu
dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu, seperti ulang tahun Gudep, hari
Pramuka dan sebagainya. Adapun kegiatannya antara lain :
Raimuna , adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega
dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh
kwartir Gerakan Pramuka, seperti Raimuna Ranting, Raimuna
Cabang, Raimuna Daerah, Raimuna Nasional.
Gladian Pimpinan Satuan, adalah kegiatan Pramuka Penegak
dan Pramuka Pandega bagi Pemimpin Sangga Utama, Pemimpin
Sangga, dan Wakil Pemimpin Sangga dan pengurus Dewan
Ambalan/Racana, yang bertujuan memberikan pengetahuan di
bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinsat
diselenggarakan oleh gugusdepan, kwartir ranting atau kwartir
cabang. Kwartir daerah dan Kwartir Nasional dapat
menyelenggarakan Dianpinsat bila dipandang perlu.
Perkemahan , adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka
Pandega yang diselenggarakan secara reguler untuk
mengevaluasi hasil latihan di gugusdepan dalam satu periode,
seperti Perkemahan Saptu Minggu (Persami), Perkemahan Jum’at
Saptu Minggu (Perjusami), perkemahan hari libur, dan
sejenisnya.
Perkemahan Wirakarya (PW) , adalah pertemuan Pramuka
Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk perkemahan besar,
dalam rangka mengadakan integrasi dengan masyarakat dan ikut
serta dalam kegiatan pembangunan masyarakat. PW
diselenggarakan oleh semua jajaran kwartir secara reguler,
khusus untuk PW Nas, diselenggarakan apabila dipandang perlu.
Perkemahan Bakti (Perti) , adalah pertemuan Pramuka Penegak
dan Pramuka Pandega berbentuk perkemahan besar, dalam
rangka mengaplikasikan pengetahuan dan pengalamannya
selama mengadakan pembinaan, baik di gugusdepan maupun di
Satuan karya Pramuka (Saka) dalam bentuk bakti kepada
masyarakat.
Perkemahan Antar (Peran) Saka , adalah Kegiatan Pramuka
Penegak dan Pramuka Pandega yang menjadi anggota Satuan
Karya Pramuka (Saka), berbentuk perkemahan besar, yang
diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka. Saat ini Gerakan
Pramuka memiliki tujuh Saka. Peran Saka diselenggarakan
apabila diikuti minimal oleh dua Satuan Karya Pramuka.
Pengembaraan , adalah pertemuan Pramuka Penegak dan
Pramuka Pandega berbentuk penjelajahan, dalam rangka
mengaplikasikan pengetahuan tentang ilmu medan, peta, kompas
dan survival .
#pendobrak_DS
yang dihadiri oleh sesama anggota Pramuka sejenis. Pertemuan serupa itu
dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu, seperti ulang tahun Gudep, hari
Pramuka dan sebagainya. Adapun kegiatannya antara lain :
Raimuna , adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega
dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh
kwartir Gerakan Pramuka, seperti Raimuna Ranting, Raimuna
Cabang, Raimuna Daerah, Raimuna Nasional.
Gladian Pimpinan Satuan, adalah kegiatan Pramuka Penegak
dan Pramuka Pandega bagi Pemimpin Sangga Utama, Pemimpin
Sangga, dan Wakil Pemimpin Sangga dan pengurus Dewan
Ambalan/Racana, yang bertujuan memberikan pengetahuan di
bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinsat
diselenggarakan oleh gugusdepan, kwartir ranting atau kwartir
cabang. Kwartir daerah dan Kwartir Nasional dapat
menyelenggarakan Dianpinsat bila dipandang perlu.
Perkemahan , adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka
Pandega yang diselenggarakan secara reguler untuk
mengevaluasi hasil latihan di gugusdepan dalam satu periode,
seperti Perkemahan Saptu Minggu (Persami), Perkemahan Jum’at
Saptu Minggu (Perjusami), perkemahan hari libur, dan
sejenisnya.
Perkemahan Wirakarya (PW) , adalah pertemuan Pramuka
Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk perkemahan besar,
dalam rangka mengadakan integrasi dengan masyarakat dan ikut
serta dalam kegiatan pembangunan masyarakat. PW
diselenggarakan oleh semua jajaran kwartir secara reguler,
khusus untuk PW Nas, diselenggarakan apabila dipandang perlu.
Perkemahan Bakti (Perti) , adalah pertemuan Pramuka Penegak
dan Pramuka Pandega berbentuk perkemahan besar, dalam
rangka mengaplikasikan pengetahuan dan pengalamannya
selama mengadakan pembinaan, baik di gugusdepan maupun di
Satuan karya Pramuka (Saka) dalam bentuk bakti kepada
masyarakat.
Perkemahan Antar (Peran) Saka , adalah Kegiatan Pramuka
Penegak dan Pramuka Pandega yang menjadi anggota Satuan
Karya Pramuka (Saka), berbentuk perkemahan besar, yang
diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka. Saat ini Gerakan
Pramuka memiliki tujuh Saka. Peran Saka diselenggarakan
apabila diikuti minimal oleh dua Satuan Karya Pramuka.
Pengembaraan , adalah pertemuan Pramuka Penegak dan
Pramuka Pandega berbentuk penjelajahan, dalam rangka
mengaplikasikan pengetahuan tentang ilmu medan, peta, kompas
dan survival .
#pendobrak_DS
Senin, 02 Februari 2015
Mengapa Diciptakan Ekstrakurikuler ?
Kegiatan ekstakurkuler biasa digunakan sebagai wadah pembinaan peserta didik untuk mengikuti kegiatan diluar jam pelajaran yang diinginkannya atau sesuai dengan minat yang dimilikinya. Melalui bimbingan dan pelatihan guru, dapat memberikan sifat positif bagi kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh peserta didik. Kegiatan ekstrakurikuler yang diminati oleh para siswa dapat diharapkan agar dapat mengasah kreatifitas dan mengembangkan potensi, minat dan bakat para siswa.
Kegiatan ekstrakurikuler dapat memberikan nilai tambah yang diberikan sebagai pendamping pelajaran pada kegiatan intrakurikuler, yang dimana intrakurikuler tersebut merupakan kegiatan yang dilakukan oleh sekolah yang sudah teratur, jelas dan terjadwal dengan sistematik yang merupakan program utama dalam proses mendidik siswa.
Kegiatan ekstrakurikuler mempunyai tujuan sebagai berikut :
a. Kegiatan ekstrakurikuler dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam aspek kognitif, afektif dan psikomotor.
Mengembangkan bakat dan minat siswa dalam upaya pembinaan pribadi menuju pembinaan manusia seutuhnya yang positif.
c. Dapat mengetahui, mengenal serta membedakan antara hubungan satu pelajaran dengan pelajaran lainnya.
Tujuan ekstra kurikuler menurut Sutisna (1989: 69) terbagi menjadi tiga, yaitu tujuan yang bersifat individual, tujuan yang bersifat sosial dan tujuan sivic dan etis.
Adapun tujuan yang bersifat individual yaitu:
1.Menggunakan waktu yang konstruktif
2.Mengembangkan kepribadian
3.Memperkaya kepribadian
4.Mencapai realisasi diri untuk maksud-maksud baik
5.Mengembangkan inisiatif dan tanggung jawab
6.Belajar memimpin dan turut aktif dalam pertemuan-pertemuan
7.Menyediakan kesempatan bagi penilaian diri
Adapun tujuan yang bersifat sosial yaitu:
1.Memberikan rekreasi mental dan fisik yang sehat
2.Memperoleh pengalaman dalam bekerja dengan orang lain
3.Mengembangkan tanggung jawab kelompok yang demokratis
4.Belajar mempraktekkan hubungan manusia yang baik
5.Memahami proses kelompok
6.Memupuk hubungan guru-murid yang baik
7.Menyediakan kesempatan bagi partisipasi murid-guru.
8.Meningkatkan hubungan sosial
Adapun tujuan yang bersifat sivic dan etis yaitu:
1.Memupuk ikatan persaudaran diantara siswa-siswi tanpa membedakan daerah, suku, agama, status ekonomi dan kesanggupan.
2.Membangun minat dan gairah terhadap program sekolah
3.Menyediakan sarana dimana siswa dapat menyumbang pada kesejahteraan dirinya sendiri.
Adapun tujuan kegiatan ekstrakurikuler menurut
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1994: 2) sebagai berikut:
1.Siswa dapat memperdalam dan memperluas pengetahuan keterampilan mengenai hubungan antara berbagai mata pelajaran, menyalurkan bakat dan minat, serta melengkapi upaya pembinaan manusia seutuhnya yang:
2.Siswa mampu memanfaatkan pendidikan kepribadian serta
mengaitkan pengetahuan yang diperolehnya dalam program
kurikulum dengan kebutuhan dan keadaan lingkungan.
Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka
Kepramukaan merupakan proses pendidikan dalam bentuk kognitif dan psikomotorik yang menyenangkan bagi anak-anak dan pemuda dibawah tanggungjawab orang dewasa yang dilaksanakan di luar lingkungan sekolah dan keluarga, oleh karena itu kegiatan pramuka di atur dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka.
Secara harfiah pramuka dapat diartikan “paling depan”.
Kata pramuka merupakan rangkaian dari kata “Pra”, Mu,
Karana”. Pra yang merupakan singkatan dari kata “praja” yang
berarti rakyat atau warga. Mu singkatan dari kata “Muda” yang
berarti belum dewasa. Ka singkatan dari kata “karana” yang
berarti perbuatan, penghasilan (http://id.wikipedia.org).
Dengan demikian gerakan pramuka berarti gerakan rakyat atau warga negara yang masih muda yang sanggup dan menujuh berkarya.
Selain pengertian diatas, Baden Powell mendefinisikan kepramukaan sebagai berikut :
“kepramukaan ini bukan suatu ilmu yang harus dipelajari dengan tekun, bukan pula merupakan kumpulan ajaran-ajaran dan naskah-naskah dari suatu buku. Bukan! Kepramukaan adalah suatu permainan yang menyenangkan di alam terbuka,
tempat orang dewasa dan anak-anak pergi bersama- sama, mengadakan pengembaraanbagaikan kakak beradik, membina kesehatan dan kebahagiaan,
keterampilan dan kesediaan untuk memberi pertolongan bagi yang membutuhkan”.
Tujuan gerakan pramuka mendidik dan membina kaum muda guna mengembangkan mental, sosial, moral, spiritual, emosional intelektual dan fisik sehingga menjadi manusia berkepribadian, berwatak dan berbudi pekerti luhur, menjadi warga negara Indonesia yang berjiwa Pancasila, menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama bertanggung jawab untuk bangsa dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesame hidup dan alam, lingkungan baik lokal, nasional dan internasional.
Sifat Pramuka
1.Bersifat nasional, maksudnya bahwa suatu organisasi yang menyelenggarakan pendidikan kepramukaan pada suatu negara harusnya menyesuaikan pendidikann yaitu dengan keadaan dan kebutuhan wilayahnya. Pendidikan dan kepramukaan disesuaikan dengan keadaan dan kepentingan masyarakat setempat. Inilah yang menyebabkan pelaksanaan pendidikan kepramukaan terkadang berbeda pada suatu daerah dengan
daerah lainnya dan suatu negara dengan negara lainnya.
2.Bersifat Internasional, maksudnya bahwa organisasi kepramukaan di negara manapun dunia ini harus membina dan mengembangkan rasa persaudaraan dan persahabatan antara sesama pramuka dan sesama manusia tanpa membedakan
kepercayaan, agama, golongan, tingkat/ status sosial, suku bangsa dan bahasa.
3.Besifat universal, maksudnya kepramukaan itu dapat berlaku
untuk siapa saja serta dapat diselenggarakan dimana saja.
Fungsi Pramuka
1.Kegiatan Menarik Bagi Anak dan Pemuda
2.Pengabdian dan Kewajiban Bagi Orang Dewasa
3.Alat Bagi Masyarakat dan Organisasi
Dari banyak pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa banyak sekali kegiatan ekstrakurikuler yang ada di setiap sekolah. Akan tetapi, berbeda dengan kegiatan pramuka. Kegiatan pramuka telah diterapkan oleh sebagian besar sekolah di Indonesia. Hal ini telah membuktikan bahwa Indonesia telah menerapkan pramuka seperti halnya negara-negara maju. Semoga hal ini dapat meningkatkan semangat untuk mengikuti kegiatan pramuka.
#pendobrak_Dewi_Sartika_scoutadisa
Terbesar di Dunia - Pramuka RI Bisa Atasi Masalah Kesehatan
Ada sekitar 22 juta orang anggota Pramuka Indonesia, yang merupakan
terbesar di dunia. Jumlah sebesar ini bisa jadi potensi luar biasa untuk
didayagunakan dalam mencegah timbulnya penyakit dan mengatasi masalah
kesehatan di Indonesia.
Gerakan Pramuka merupakan salah satu mitra potensial yang telah berperan
banyak dalam membantu terlaksananya berbagai program pembangunan,
termasuk di bidang kesehatan.
"Pramuka baik secara individu sebagai anggota keluarga maupun sebagai
kelompok di gugus depan dan sekolah berperan besar memberikan kesadaran
bagi sesama anggota keluarga, teman dan masyarakat, ikut serta menyadarkan
dan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," jelas Wakil Menteri Kesehatan,
Prof. dr. Ali Gufron Mukti MSc PhD, membacakan sambutan Menteri Kesehatan
dalam acara Pelantikan/Pengukuhan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bakti
Husada (Saka Bakti Husada) Tingkat Nasional Masa Bakti tahun 2011-2016, di
Gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta, Kamis (5/1/2012).
Kemitraan Kemenkes dan Gerakan Pramuka, lanjut Wamenkes, perlu terus
dikembangkan dan ditingkatkan di masa depan dalam peranannya membina
kaum muda bangsa Indonesia, terutama dalam bidang kesehatan.
"Saka Bakti Husada memiliki 35 kecakapan khusus, terhimpun ke dalam 6 krida.
Pramuka Indonesia sebanyak 22 juta orang (terbanyak di dunia) merupakan
potensi luar biasa untuk didayagunakan dalam mencegah timbulnya penyakit dan
mengatasi masalah kesehatan di negeri ini," ujar Wamenkes.
Menurut Wamenkes, banyak sekali program-program Kemenkes yang memerlukan
dukungan, tidak hanya dari pemerintah tetapi juga pihak masyarakat termasuk
Gerakan Pramuka.
"Sebagai contoh, beberapa daerah itu pemakaian jamban masih rendah. Nah,
kalau Pramuka yang memang dididik untuk memberikan keterampilan, lalu bisa
membikin jamban yang memang mudah menciptakan pekerjaan, nantinya bisa
mendukung program dari Kemenkes," ujar Wamenkes.
Kemenkes dan Saka Bakti Husada nantinya akan bergerak membina anggota
Pramuka di seluruh Indonesia. Kemenkes dan dinas-dinas kesehatan juga
diharapkan bisa berpartisipasi secara aktif.
Saka Bakti Husada diharapkan menjadi wahana bagi Pramuka Penegak dan
Pramuka Pandega untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, kecakapan
dan keterampilan serta pengalaman dalam bidang kesehatan.
"Selain itu untuk membentuk kesadaran disiplin hidup sehat dalam lingkungan
sehat dan berkualitas," harap Wamenkes.
#pendobrak_Dewi_Sartika_scoutadisa
Bapak Pramuka Indonesia
Semangat Organisasi Seorang Bapak Pramuka Indonesia
Siapa yang tak tahu, setiap tanggal 14 Agustus
merupakan Hari Pramuka. Tetapi, mungkin banyak yang tidak mengenal bahkan
mengetahui siapa Bapak Tokoh Pramuka Indonesia.
Sri Sultan Hamengkubuwono IX adalah seorang Raja Kesultanan Yogyakarta.
Beliau juga disebut sebagai Bapak Pramuka Indonesia, dan pernah menjabat
sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) IX Lahir di Yogyakarta dengan nama GRM
Dorojatun pada 12 April 1912, HB IX adalah putra dari Sri Sultan
Hamengkubuwono VIII dan Raden Ajeng Kustilah. Diumur 4 tahun HB IX tinggal
pisah dari keluarganya. Beliau memperoleh pendidikan di HIS Yogyakarta, MULO
di Semarang, dan AMS di Bandung. Pada tahun 1930-an beliau berkuliah di
Universiteit Leiden, Belanda, disinilah beliau sering mendapat panggilan “Sultan
Henkie”.
Sri Sultan HB IX merupakan contoh bangsawan yang demokratis. Pemerintahan
Kesultanan Yogyakarta mengalami banyak perubahan di bawah pimpinannya.
Pendidikan Barat yang dijalaninya sejak usia 4 tahun membuat HB IX
menemukan banyak alternatif budaya untuk menyelenggarakan Keraton
Yogyakarta di kemudian hari. Berbagai tradisi keraton yang kurang
menguntungkan dihapusnya dan dengan alternatif budaya baru HB IX
menghapusnya.
Meski begitu bukan berarti ia menghilangkan substansi sendiri sejauh itu perlu
dipertahankan. Bahkan wawasan budayanya yang luas mampu menemukan
terobosan baru untuk memulihkan kejayaan kerajaan Yogyakarta.
Bapak Pramuka Indonesia
Semangat menyatukan berbagai organisasi kepanduan yang tumbuh di
Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan terus berkobar. Hal itu membuat
Presiden Soekarno lantas berkoordinasi dengan Pandu Agung, Sri Sultan HB IX.
Pada 20 Mei 1961 terbitlah Keppres No 238 / 1961, yang melebur seluruh
organisasi kepanduan pada satu wadah yaitu Gerakan Pramuka. Gerakan
Pramuka diperkenalkan pada tanggal 14 Agustus 1961, dengan penyerahan
Panji-panji Gerakan Pramuka dari Presiden Soekarno kepada Sri Sultan HB IX,
yang selanjutnya diperingati sebagai Hari Pramuka.
Gerakan Pramuka memang lahir dari berbagai organisasi kepanduan yang
tersebar di Tanah Air. Dalam masa peralihan itu peran Sri Sultan HB IX sangat
besar hingga Sri Sultan HB IX dipercaya mendampingi perjalanan kepengurusan
Gerakan Pramuka di tingkat nasional, yaitu sebagai Ketua Kwartir Nasional
Gerakan Pramuka selama 4 periode untuk masa bakti 1961-1963, 1963-1967,
1967-1970 dan 1970-1974. Kiprah Sri Sultan HB IX dalam pembinaan Gerakan
Pramuka tidak hanya di dalam negeri.
Konsep-konsep pemikiran beliau tentang kepanduan atau Gerakan Pramuka mendapat sambutan yang luar biasa. Salah satunya pidato Sri Sultan HB IX di Konferensi Kepramukaan Se-dunia tahun 1971, mendapat sambutan yang luas. Ketika itu, Sultan mengajak organisasi kepanduan terlibat dalam pembangunan masyarakat. Alhasil, pidato itu menjadi arah baru pembinaan kepanduan di seluruh dunia.
Atas jasa-jasanya yang luar biasa bagi kepramukaan internasional, Sri Sultan dianugerahi Bronze Wolf Award pada tahun 1974, penghargaan tertinggi World Organization of the ScoutMovement. Sri Sultan merupakan warga negara Indonensia yang pertama yang
memperoleh penghargaan itu.
Sebelumnya tahun 1973, beliau mendapat penghargaan dari Boy Scouts of America berupa Silver World Award.
Di dalam negeri, melalui Surat Keputusan Musyawarah Nasional Gerakan
Pramuka Tahun 1988 di Dili, Timor Timur nomor 10/MUNAS/88 tentang Bapak
Pramuka, mengukuhkan Sri Sultan HB IX sebagai Bapak Pramuka. Gerakan
Pramuka juga memberi penghargaan tertinggi kepada Sri Sultan HB IX berupa
Lencana Tunas Kencana. Penghargaan tersebut juga diterima oleh Presiden
ke-2 Republik Indonesia, H.M. Soeharto.
Pada tahun 1973 beliau diangkat sebagai wakil presiden. Pada akhir masa
jabatannya pada tahun 1978, beliau menolak untuk dipilih kembali sebagai
wakil presiden dengan alasan kesehatan. Namun, ada rumor yang mengatakan
bahwa alasan sebenarnya ia mundur adalah karena tak menyukai Presiden
Soeharto yang represif seperti pada Peristiwa Malari dan hanyut pada KKN.
Minggu malam pada 1 Oktober 1988 ia wafat di George Washington University
Medical Centre, Amerika Serikat dan dimakamkan di pemakaman para sultan
Mataram di Imogiri.
#pendobrak_Dewi_Sartika_scoutadisa
Siapa yang tak tahu, setiap tanggal 14 Agustus
merupakan Hari Pramuka. Tetapi, mungkin banyak yang tidak mengenal bahkan
mengetahui siapa Bapak Tokoh Pramuka Indonesia.
Sri Sultan Hamengkubuwono IX adalah seorang Raja Kesultanan Yogyakarta.
Beliau juga disebut sebagai Bapak Pramuka Indonesia, dan pernah menjabat
sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) IX Lahir di Yogyakarta dengan nama GRM
Dorojatun pada 12 April 1912, HB IX adalah putra dari Sri Sultan
Hamengkubuwono VIII dan Raden Ajeng Kustilah. Diumur 4 tahun HB IX tinggal
pisah dari keluarganya. Beliau memperoleh pendidikan di HIS Yogyakarta, MULO
di Semarang, dan AMS di Bandung. Pada tahun 1930-an beliau berkuliah di
Universiteit Leiden, Belanda, disinilah beliau sering mendapat panggilan “Sultan
Henkie”.
Sri Sultan HB IX merupakan contoh bangsawan yang demokratis. Pemerintahan
Kesultanan Yogyakarta mengalami banyak perubahan di bawah pimpinannya.
Pendidikan Barat yang dijalaninya sejak usia 4 tahun membuat HB IX
menemukan banyak alternatif budaya untuk menyelenggarakan Keraton
Yogyakarta di kemudian hari. Berbagai tradisi keraton yang kurang
menguntungkan dihapusnya dan dengan alternatif budaya baru HB IX
menghapusnya.
Meski begitu bukan berarti ia menghilangkan substansi sendiri sejauh itu perlu
dipertahankan. Bahkan wawasan budayanya yang luas mampu menemukan
terobosan baru untuk memulihkan kejayaan kerajaan Yogyakarta.
Bapak Pramuka Indonesia
Semangat menyatukan berbagai organisasi kepanduan yang tumbuh di
Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan terus berkobar. Hal itu membuat
Presiden Soekarno lantas berkoordinasi dengan Pandu Agung, Sri Sultan HB IX.
Pada 20 Mei 1961 terbitlah Keppres No 238 / 1961, yang melebur seluruh
organisasi kepanduan pada satu wadah yaitu Gerakan Pramuka. Gerakan
Pramuka diperkenalkan pada tanggal 14 Agustus 1961, dengan penyerahan
Panji-panji Gerakan Pramuka dari Presiden Soekarno kepada Sri Sultan HB IX,
yang selanjutnya diperingati sebagai Hari Pramuka.
Gerakan Pramuka memang lahir dari berbagai organisasi kepanduan yang
tersebar di Tanah Air. Dalam masa peralihan itu peran Sri Sultan HB IX sangat
besar hingga Sri Sultan HB IX dipercaya mendampingi perjalanan kepengurusan
Gerakan Pramuka di tingkat nasional, yaitu sebagai Ketua Kwartir Nasional
Gerakan Pramuka selama 4 periode untuk masa bakti 1961-1963, 1963-1967,
1967-1970 dan 1970-1974. Kiprah Sri Sultan HB IX dalam pembinaan Gerakan
Pramuka tidak hanya di dalam negeri.
Konsep-konsep pemikiran beliau tentang kepanduan atau Gerakan Pramuka mendapat sambutan yang luar biasa. Salah satunya pidato Sri Sultan HB IX di Konferensi Kepramukaan Se-dunia tahun 1971, mendapat sambutan yang luas. Ketika itu, Sultan mengajak organisasi kepanduan terlibat dalam pembangunan masyarakat. Alhasil, pidato itu menjadi arah baru pembinaan kepanduan di seluruh dunia.
Atas jasa-jasanya yang luar biasa bagi kepramukaan internasional, Sri Sultan dianugerahi Bronze Wolf Award pada tahun 1974, penghargaan tertinggi World Organization of the ScoutMovement. Sri Sultan merupakan warga negara Indonensia yang pertama yang
memperoleh penghargaan itu.
Sebelumnya tahun 1973, beliau mendapat penghargaan dari Boy Scouts of America berupa Silver World Award.
Di dalam negeri, melalui Surat Keputusan Musyawarah Nasional Gerakan
Pramuka Tahun 1988 di Dili, Timor Timur nomor 10/MUNAS/88 tentang Bapak
Pramuka, mengukuhkan Sri Sultan HB IX sebagai Bapak Pramuka. Gerakan
Pramuka juga memberi penghargaan tertinggi kepada Sri Sultan HB IX berupa
Lencana Tunas Kencana. Penghargaan tersebut juga diterima oleh Presiden
ke-2 Republik Indonesia, H.M. Soeharto.
Pada tahun 1973 beliau diangkat sebagai wakil presiden. Pada akhir masa
jabatannya pada tahun 1978, beliau menolak untuk dipilih kembali sebagai
wakil presiden dengan alasan kesehatan. Namun, ada rumor yang mengatakan
bahwa alasan sebenarnya ia mundur adalah karena tak menyukai Presiden
Soeharto yang represif seperti pada Peristiwa Malari dan hanyut pada KKN.
Minggu malam pada 1 Oktober 1988 ia wafat di George Washington University
Medical Centre, Amerika Serikat dan dimakamkan di pemakaman para sultan
Mataram di Imogiri.
#pendobrak_Dewi_Sartika_scoutadisa
Cara Menabung Tanpa Disadari - Pramuka Updates
Bagaimana agar bisa menabung tanpa disadari ?
Harga barang-barang kebutuhan pokok yang terus naik tanpa dibarengi kenaikan pendapatan bisa membuat anda makin kesulitan dalam menabung. Apalagi, Bank Indonesia (BI) baru saja menurunkan tingkat suku bungan acuan alias BI Rate menjadi
5,75%.
Itu berarti tingkat suku bunga tabungan kita di bank pun berpotensi
diturunkan. Tapi jangan harap bunga kredit bisa turun, apalagi mencapai
single digit alias di bawah 10%. Dalam situasi seperti sekarang ini, anda harus
lebih pintar lagi menyimpan uang, kalau bisa tanpa sadar anda bisa
menabung secara otomatis.
Berikut ini adalah 5 Tips untuk menyimpan uang
tanpa anda sadari, seperti dikutip dari Investopedia :
1. Jalankan Pilot Otomatis Anda
Salah satu trik untuk membiasakan diri dalam menambung adalah
menempatkan simpanan di atas segala. Jadi, begitu tagihan bulanan datang,
jangan langsung menyusun daftar yang harus dibayar. Tapi sisihkan sebagian
uang untuk anda simpan terlebih dahulu. Dengan begitu, setelah anda
menyusun seluruh daftar tagihan dan menyiapkan uangnya, secara tidak sadar
anda sudah punya uang untuk disimpan, kalau ternyata tagihannya tidak
terlalu banyak. Tapi, jika ternyata tagihannya cukup banyak, anda bisa
mengambil sebagian uang yang sudah anda simpan pertama kali.
Cara lain yang bisa dilakukan adalah meminta kepada bank anda, jika
memungkinkan, untuk memisahkan sebagian uang anda ke akun terpisah
setiap bulan setelah gajian. Dengan begitu, anda tidak akan sadar akan
jumlah uang yang anda simpan meski jumlahnya sudah menggunung. Jumlah
yang harus disisihkan tidak perlu terlalu besar. Hanya dengan Rp 200 ribu per
bulan, anda akan punya Rp 2,4 juta dalam setahun, tanpa anda sadari.
2. Simpan Kembalian
Masih ingat waktu anda belajar menabung dari uang receh jaman masih
bocah? Tidak ada salahnya untuk mengulang kembali kebiasaan ini. Mulailah
dengan mengosongkan uang receh di dompet anda setiap akhir minggu,
taruhlah di tempat yang sudah disiapkan. Anda bisa melibatkan keluarga juga
dalam melakukan tabungan kecil ini.
Apalagi jika anda punya anak, kebiasaan menyimpan uang ini sangat bagus,
karena si kecil akan menghargai uang meski itu nilainya kecil. Jika
tabungannya mulai penuh, tukar uang receh di bank terdekat atau tempat
penukaran uang lainnya. Jika anda melakukan hal ini secara rutin, bukan tidak
mungkin dalam satu tahun nilainya bisa menembus jutaan tanpa anda sadari.
Dengan begitu, anda juga akan lebih menghargai uang recehan dibandingkan
sebelumnya.
3. Jangan Di ingat-ingat Kalau Anda Sudah Naik Gaji
Gaji anda naik? Selamat! Tapi, sebelum anda tidak berpikir waras dan ingin
segera belanja sesuatu, sebaiknya anda tidak perlu mengingat-ngingat kalau
anda baru saja naik gaji. Sebaiknya anda masukan selisih gaji baru ini ke
dalam tabungan seperti yang disebutkan dalam poin pertama tadi. Sehingga,
uang yang anda sisihkan setiap bulan jumlahnya makin bertambah tebal.
Hal ini agak susah dilakukan jika gaji yang naik hanya rutin tahunan, tapi jika
gaji yang naik karena promosi anda bisa leluasa mengatur tabungan anda.
Akan lebih baik lagi jika selisih gaji baru tersebut bisa anda simpan untuk
dana darurat atau bahkan dana pensiun.
4. Jalankan Kebiasaan
Jika akhirnya anda sudah selesai membayar cicilan mobil yang butuh waktu
bertahun-tahun, jangan mulai cari kredit lain, tetapi tetap sisihkan uang yang
sama untuk masuk langsung ke tabungan anda. Kebiasaaan kredit anda bisa
diubah menjadi kebiasaan menabung. Bahkan, anda bisa memasukan kredit
ini ke tabungan otomatis yang sudah diminta kepada bank, seperti sudah
disinggung pada poin awal tadi. Bayangkan anda masih punya utang untuk
melunasi mobil, sehingga uang tersebut akan tersimpan dengan baik tanpa
anda sadari.
5. Simpan "Harta Karun"
Kita semua pasti pernah mengalami hal ini, menemukan uang di lokasi atau
benda yang kadang kita lupa. Contohnya, seperti menemukan Rp 50 ribu di
saku jaket lama, atau bahkan di ransel yang dulu dipakai untuk liburan.
Jangan langsung anda habiskan 'harta karun' seperti ini, sebaiknya anda
simpan baik-baik di tabungan anda. Anggaplah sebagai dana kejutan untuk
tambahan tabungan . Tetapi, jika anda masih tergoda untuk membelanjakan uang tersebut, ada baiknya dibagi dua saja, setengah untuk jajan, setengahnya lagi ditabung.
Dengan begitu, anda masih bisa menyiapkan dana untuk masa depan dan
tetap bisa bersenang-senang dengan membelanjakan 'harta karun' tersebut.
Kesimpulan : Menabung atau menyimpan uang tidak perlu dibuat sulit.
Dengan beberapa tips ini, anda bisa menabung tanpa harus merasa terbebani,
bahkan anda tidak akan sadar jumlahnya begitu besar hanya dalam waktu
singkat.
#pendobrak_Dewi_Sartika_scoutadisa
Mengapa Baret Dipasang Miring ??
Mengapa Baret Dipasang Miring ?
Baret ini ada yang miring ke kiri dan ada yang miring ke kanan. Jadi kemana arah miring
baret mempunyai arti tersendiri.
Topi baret hanya dikenakan oleh tentara yang memiliki fungsi tempur. Di negara
kita, setiap ”angkatan” memiliki pasukan tempurnya, dan warna baretnya
masing-masing. Ada Baret Merah milik KOPASSUS, Baret Jingga Milik PASKHAS
AU, Baret Hijau milik KOSTRAD, Baret Hitam milik KAVELERI, dan sebagainya.
Semua baret itu dikenakan ”miring” ke kanan, artinya posisi ”emblem” ada di
kiri pemakai, dan miring ke kanan.
Tetapi, coba lihat baret milik POLISI MILITER yang biru muda itu, atau baret biru
tua milik BRIMOB, atau milik korps RESERSE, miringya bukan ke kanan tapi ke
kiri.
Baret yang ”miring ” ke kiri adalah baret yang dikenakan oleh pasukan yang
memiliki tugas kemanan dan pengamanan serta penegakkan hukum.Sedangkan
yang miring kekanan artinya pasukan itu adalah pasukan siap tempur.
Ada juga nih pramuka ternyata pramuka yang baretnya miring ke kanan yang
artinya pasukan ini adalah pasukan siap tempur.
Menurut sejarah ini dikarenakan pramuka pada saat itu menjadi pasukan
cadangan dalam pertempuran.
Jadi, gerakan pramuka adalah gerakan semi militer yang digunakan untuk mendidik para pemuda pemudi calon pemimpin bangsa di masa depa dimana pada zaman dahulu, gerakan pramuka adalah gerakan cadangan tempur di medan perang.
#pendobrak_Dewi_Sartika_scoutadisa
Baret ini ada yang miring ke kiri dan ada yang miring ke kanan. Jadi kemana arah miring
baret mempunyai arti tersendiri.
Topi baret hanya dikenakan oleh tentara yang memiliki fungsi tempur. Di negara
kita, setiap ”angkatan” memiliki pasukan tempurnya, dan warna baretnya
masing-masing. Ada Baret Merah milik KOPASSUS, Baret Jingga Milik PASKHAS
AU, Baret Hijau milik KOSTRAD, Baret Hitam milik KAVELERI, dan sebagainya.
Semua baret itu dikenakan ”miring” ke kanan, artinya posisi ”emblem” ada di
kiri pemakai, dan miring ke kanan.
Tetapi, coba lihat baret milik POLISI MILITER yang biru muda itu, atau baret biru
tua milik BRIMOB, atau milik korps RESERSE, miringya bukan ke kanan tapi ke
kiri.
Baret yang ”miring ” ke kiri adalah baret yang dikenakan oleh pasukan yang
memiliki tugas kemanan dan pengamanan serta penegakkan hukum.Sedangkan
yang miring kekanan artinya pasukan itu adalah pasukan siap tempur.
Ada juga nih pramuka ternyata pramuka yang baretnya miring ke kanan yang
artinya pasukan ini adalah pasukan siap tempur.
Menurut sejarah ini dikarenakan pramuka pada saat itu menjadi pasukan
cadangan dalam pertempuran.
Jadi, gerakan pramuka adalah gerakan semi militer yang digunakan untuk mendidik para pemuda pemudi calon pemimpin bangsa di masa depa dimana pada zaman dahulu, gerakan pramuka adalah gerakan cadangan tempur di medan perang.
#pendobrak_Dewi_Sartika_scoutadisa
Langganan:
Postingan (Atom)